Fakultas Kedokteran UNSULBAR dan RSUD Hajjah Andi Depu Melaksanakan Sosialisasi Mekanisme Dokter Pendidik Menjadi Dosen Tetap
25 Jun 2026 BERITA
Fakultas Kedokteran Universitas Sulawesi Barat (UNSULBAR) berkolaborasi dengan RSUD Hajjah Andi Depu melaksanakan pertemuan sosialisasi mengenai mekanisme alih status Dokter Pendidik Klinik menjadi Dosen Tetap, Rabu (24/6/2026) yang berlangsung di Aula Lt.2 Gedung Kantor/Manajemen RSUD Hajjah Andi Depu.
Jajaran pimpinan Fakultas Kedokteran hadir secara langsung sebagai tim sosialisasi. Tim tersebut dipimpin oleh Dekan Fakultas Kedokteran UNSULBAR, Dr. dr. Agung Prasetya Dwi Laksana, M.Sc.PH., didampingi Wakil Dekan Bidang Umum & Keuangan, Muhammad Irwan, S.Kep, Ns.M.Kes., serta Koordinator Tata Usaha, Rosmiati, SKM, M.Kes.
Kegiatan ini diterima langsung oleh Plt. Direktur RSUD Hajjah Andi Depu, dr. Irwandi, Sp.B, M.Kes., yang dihadiri seluruh elemen terkait, mulai dari Tim Manajemen Rumah Sakit, jajaran Ketua dan Anggota Komite Koordinasi Pendidikan (KOMKORDIK), hingga para Dokter Pendidik Klinis UNSULBAR – RSUD Hajjah Andi Depu.
Dalam sosialisasi tersebut membahas terkait Tata Cara dan Persyaratan Dokter Pendidik Klinis menjadi Dosen Tetap mulai dari tahap mekanisme administratif dan regulasi perpindahan status profesi dokter spesialis rumah sakit yang mengajar untuk diangkat menjadi dosen tetap di UNSULBAR.
Langkah strategis ini diharapkan dapat menjadi proses adaptasi dan pemenuhan dosen serta mahasiswa di Fakultas Kedokteran UNSULBAR dapat tercapai. Kolaborasi ini juga diharapkan mampu meningkatkan mutu layanan RSUD Hajjah Andi Depu sebagai pusat layanan kesehatan dan rumah sakit pendidikan yang optimal.
Kegiatan Terbaru
Co-Ass Obgyn Melaksanakan Penyuluhan Kesehatan Keluarga Berencana...
Mahasiswa Program Studi Profesi Dokter (Co-Assistant) Departemen Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin melaksanakan penyuluhan kesehatan mengenai Keluarga Berencana yang berlangsung di Gedung B Poli Rawat Jalan RSUD Hajjah Andi Depu, Jumat (24/7/2026).Penyuluhan tentang Keluarga Berencana ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat akan pentingnya merencakan kehamilan, menjaga kesehatan ibu, menurunkan risiko kehamilan terlalu dekat, menurunkan angka kematian ibu dan bayi serta membantu keluarga mempersiapkan masa depan anak.Dalam pemaparannya, para Dokter Co-Ass menjelaskan materi yang meliputi sasaran pengguna Keluarga Berencana, yaitu pasangan usia subur, ibu setelah melahirkan, ibu menyusui, serta suami yang juga memiliki peran penting dalam keberhasilan program KB.Selain itu, pasien dan keluarga pasien diperkenalkan dengan berbagai pilihan metode kontrasepsi, baik metode jangka pendek seperti pil KB, suntik KB, dan kondom. Ada juga metode jangka panjang seperti implan, Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR)/spiral maupun metode KB permanen seperti vasektomi dan tubektomi.Melalui kegiatan edukasi ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya perencanaan keluarga sebagai salah satu langkah meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak....
Selengkapnya...
Co-Ass Bedah Unhas Edukasi Pasien RSUD Hajjah Andi Depu tentang Peradangan Kantung Empedu...
Co-Assistant (Co Ass) Bedah Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan kegiatan Penyuluhan Kesehatan di Gedung B Poli Rawat Jalan RSUD Hajjah Andi Depu, Jumat (17/7/2026).Kegiatan ini mengangkat tema “Peradangan Kantung Empedu (Kolesistitis)” sebagai upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai penyakit yang kerap terjadi akibat gangguan pada saluran empedu.Penyuluhan disampaikan oleh dr. Tarishah Riefani Utami dengan mengedukasi dan memberikan pemahaman kepada pasien mengenai fungsi kantung empedu, penyebab terjadinya peradangan, gejala yang perlu diwaspadai, hingga langkah-langkah pencegahannya.Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab kepada pasien dan keluarga pasien. Melalui edukasi ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan sistem pencernaan serta mampu mengenali tanda dan gejala peradangan kantung empedu sehingga dapat mencegah terjadinya komplikasi yang lebih serius.“Jika terdapat gejala, segera lakukan pemeriksaan ke dokter”, pesan dr. Tarishah kepada pasien dan keluarga...
Selengkapnya...
Kunjungan Komisi I DPRD Kabupaten Luwu Utara ke RSUD Hajjah Andi Depu...
RSUD Hajjah Andi Depu menerima kunjungan kerja Pimpinan dan Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Luwu Utara, Kamis (16/7/2026). Kunjungan tersebut merupakan agenda konsultasi dan koordinasi terkait pengelolaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), khususnya yang berkaitan dengan sistem pembagian jasa pelayanan.Komisi I DPRD Kabupaten Luwu Utara diterima langsung oleh Direktur RSUD Hajjah Andi Depu, dr. Irwandi, Sp.B, M.Kes berserta Tim Manajemen. Pertemuan diawali dengan pemaparan profil rumah sakit serta melakukan diskusi mengenai tata kelola BLUD dan juga sistem pembagian jasa layanan.Melalui forum konsultasi tersebut, Komisi I DPRD Kabupaten Luwu Utara memperoleh berbagai informasi dan masukan yang diharapkan dapat menjadi referensi dalam mendukung penguatan kebijakan pengelolaan BLUD di daerahnya.RSUD Hajjah Andi Depu menyambut baik kunjungan tersebut dan diharapkan kolaborasi seperti ini terus terjalin demi mewujudkan pelayanan kesehatan yang transparan dan beriorentasi pada kepuasan masyarakat. ...
Selengkapnya...
Bapenda Polewali Mandar Berikan Pendampingan Layanan Digital PBB-P2 kepada Pegawai RSUD Hajjah Andi Depu...
Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Polewali Mandar melaksanakan sosialisasi dan pendampingan layanan digital Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) bagi jajaran pegawai RSUD Hajjah Andi Depu, Senin (13/7/2026), di Aula Lantai 2 Kantor/Manajemen.Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui digitalisasi layanan pajak daerah. Sosialisasi tersebut memperkenalkan inovasi Sistem Informasi PBB (SimPBB) berbasis web dan aplikasi Android “Pajak’ta", yang memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan perpajakan.Dalam pelaksanaannya, tim Bapenda tidak hanya memberikan pemaparan materi, tetapi juga melakukan pendampingan secara langsung kepada peserta. Pegawai RSUD Hajjah Andi Depu dibimbing untuk mengakses layanan e-SPPT PBB-P2, melakukan pembayaran PBB-P2 secara non tunai, serta memahami proses pemutakhiran data objek pajak melalui sistem digital.Peserta tampak antusias mengikuti kegiatan. Mereka memanfaatkan laptop dan telepon genggam masing-masing untuk mempraktikkan penggunaan aplikasi, sementara tim Bapenda memberikan pendampingan serta membantu menyelesaikan kendala teknis yang dihadapi selama proses registrasi dan aktivasi layanan.Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh ASN dan Non-ASN di lingkungan RSUD Hajjah Andi Depu dapat memanfaatkan layanan perpajakan digital secara optimal. Selain memberikan kemudahan bagi wajib pajak, transformasi digital ini juga diharapkan mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Polewali Mandar melalui pelayanan yang lebih cepat, mudah, transparan, dan akuntabel....
Selengkapnya...
